Home OffBeat Kesalahan Dalam Membeli Mobil Bekas dari Media Otomotif Online

Kesalahan Dalam Membeli Mobil Bekas dari Media Otomotif Online

180
0

Semakin banyaknya volume kendaraan di jalan memperlihatkan bahwa jumlah mobil di jalan juga semakin banyak. Penjualan mobil juga terus mengalami peningkatan di Indonesia. Untuk mobil baru sendiri, penjualan per tahun sebanyak 1 juta unit, sedangkan penjualan mobil bekas sendiri sulit untuk diketahui karena banyaknya pihak yang terkait dalam transaksi jual beli itu.

Bagi yang memiliki uang cukup, pastinya lebih memilih untuk membeli mobil baru, sedangkan untuk yang memiliki dana terbatas pastinya lebih memilih membeli mobil bekas yang dipasarkan dengan harga lebih rendah.

Mencari mobil bekas yang berkualitas dan sesuai keinginan sendiri bisa menjadi hal yang sulit. Hal ini karena banyak cara untuk mengubah mobil bekas berkualitas buruk menjadi nampak bagus. Seperti mobil bekas banjir, bekas tabrakan, hingga dokumen-dokumen ternyata palsu.

Dalam pengecekan dalam membeli mobil bekas, ada beberapa hal kesalahan yang dilakukan oleh banyak orang. Setelah sebelumnya membahas tips cara memilih mobil bekas, kali ini info yang kami dapat dari Media Otomotif Online dapat kami jabarkan beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan orang ketika membeli mobil bekas ini dan dapatkan mobil bekas berkualitas dengan harga murah.

Tidak Menanyakan Sejarah Mobil

Saat membeli mobil bekas, banyak hal yang harus kamu teliti, salah satunya adalah tentang sejarah mobil tersebut. Tanyakan dengan mendetil tentang hal ini. Mengetahui sejarah mobil tersebut adalah hal yang penting untuk menghindari kerugian yang mungkin muncul di kemudian hari.

Sebaiknya jangan membeli mobil bekas yang pernah tabrakan hebat, terendam banjir, dan odometernya bisa diatur ulang. Ketiga hal ini akan berpengaruh pada performa mesinnya yang mungkin tidak dirasakan dalam waktu dekat. Selain itu, tanyakan juga apakah mobil tersebut bekas jadi mobil sewaan atau mobil sitaan perusahaan leasing. Hal ini juga perlu ditanyakan untuk menghindari resiko kerugian pada diri Anda.

Tidak Mengerti Soal Mesin

Hal penting yang juga harus diperhatikan saat membeli mobil bekas adalah kondisi mesinnya. Ketika membeli mobil bekas, kamu harus memprioritaskan untuk mengecek kondisi mesin, karena jika mesin mobil jelek, maka tidak ada gunanya kamu membeli mobil itu kan? Nah, masalahnya adalah tidak semua orang mengerti soal mesin, jadi yang harus kamu lakukan adalah mengajak teman atau orang lain yang kamu percaya dan mengerti soal mesin mobil dengan baik. Dengan begitu, kamu tidak usah ragu lagi dalam menentukan apakah mobil itu dalam kondisi bagus atau tidak.

Kamu harus memastikan bahwa setiap komponen mesinnya original, atau setidaknya masih terlihat berfungsi dengan baik. Apabila kamu merasa bahwa mesin mobil itu sudah jelek, maka sebaiknya kamu mengurungkan niatmu untuk membelinya.

Tidak Memeriksa Catatan Servis Kendaraan

Mungkin kamu sudah tahu bahwa mobil yang diservis dengan rutin dan dirawat dengan rajin pasti memiliki performa yang baik. Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya, yaitu dengan memeriksa catatan servis mobil dari pemilik mobil. Biasanya setiap kali melakukan servis, maka pihak bengkel akan menuliskan catatan servis berkala dan komponen apa saja yang pernah diganti sehingga kamu bisa lebih mudah dalam menilai performa mobil bekas tersebut.

Demi keamanan dan kenyamanan kamu, lebih baik pilihlah mobil yang rutin melakukan servis dan komponen yang diganti diusahakan yang original. Dengan begitu, kondisi mobil tersebut berarti masih baik dan lebih kuat.

Terburu-Buru Saat Test Drive

Setelah mengecek kondisi mesin mobil dan melihat catatan servis kendaraan itu, bukan berarti bahwa mobil itu akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, kamu harus melakukan test drive atau uji coba ke jalanan. Dengan melakukan test drive, kamu akan mengetahui bagaimana performa mesin yang sebenarnya. Perhatikan suara mesin, getaran mesin, dan asap pada knalpot mobil tersebut.

Pada saat melakukan test drive, kamu harus melakukannya dengan teliti, jangan terburu-buru menilai karena kondisi mesin yang sebenarnya baru bisa dilihat setelah dipakai beberapa lama atau dibawa jalan beberapa jauh. Mungkin kamu akan dinilai sebagai pembeli yang rewel, tapi itu lebih baik daripada kamu menyesal nantinya.

Tidak Membandingkan Terlebih Dahulu

Sebelum kamu menjatuhkan pilihan mobil bekas mana yang akan kamu beli, kamu harus menahan diri sejenak untuk melakukan perbandingan dengan yang lain. Untunglah ada internet, jadi kamu tidak perlu lagi repot-repot dalam melakukannya. Kamu hanya perlu mengecek di secara online tentang harga, model, tahun produksi, dan tahun pemakaiannya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan yang paling cocok dengan kemauan dan keuangan kamu. Pokoknya, jangan terlalu cepat memutuskan jika kamu tidak mau menyesal.

Tahan Dirimu Agar Tidak Menyesal

Ketika mau membeli mobil bekas, kamu harus bersabar dan jangan terlalu tergesa-gesa, karena hal ini akan mendorong kamu untuk melakukan 5 kesalahan umum di atas dan kamu akan menyesal nantinya. Oleh karena itu, tahan dirimu dari keinginan untuk secepatnya mengambil keputusan agar tidak menyesal ketika sudah membelinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here